Mengenal Wisata Budaya Aceh – Istana Benua Raja

Mengenal Wisata Budaya Aceh – Istana Benua Raja

Quintadamata – Aceh selain memiliki beragam wisata alam yang mempesona, juga memiliki wisata budaya yang tidak kalah menarik. Salah satu wisata budaya Aceh – Istana Benua Raja. Keunikan dari Istana Benua Raja ini adalah desainnya yang sederhana menyerupai rumah biasa. Kamu yang hanya sekedar lewat dan baru melihat untuk pertama kali, pasti mengira bangunan ini hanya hunian warga setempat.

Sejarah Istana Benua Raja

Perlu kamu ketahui bahwa wisata budaya Aceh – Istana Benua Raja merupakan sebuah bangunan bersejarah dari Kerajaan Benua Tunu. Dalam nama lain juga biasa disebut dengan kerajaan Benua Temiang. Secara garis besar sejarah, kerajaan islam tertua kedua di wilayah Aceh. Tentunya kerajaan islam tertua Aceh yang pertama adalah Kesultanan Perak.

Jadi bangunan kerajaan yang menyerupai rumah biasa ini didirikan pada masa pemerintahan Sultan Muda Seudia. Sultan Muda sendiri merupakan Sultan pertama untuk kerajaan Benua Tamiang. Untuk pembangunan kerajaannya sendiri diperkirakan pada tahun 1330 masehi. Karena Sultan Muda Serudia memerintah dalam kurun waktu 1330 sampai 1352 masehi.

Lokasi Istana Benua Raja

Buat kamu yang berlibur ke Aceh maka sangat direkomendasikan untuk mampir di Istana Benua Raja. Lokasinya sendiri berada di kabupaten Aceh Tamiang. Tepatnya di Desa Benua Raja, kecamatan Rantau. Kamu bisa berkendara ke jalan Lintas Kuala Simpang dan istanannya berada disisi kanan jalan. Dan jika bingung dengan arahnya, kamu bisa mengandalkan google maps yang dapat diakses dari alamat pencarian google.

Pengelola Istana Benua Raja

Berbeda dengan wisata budaya lain yang dikelola oleh pemerintah, wisata budaya Aceh – Istana Benya Raja ini dikelola sendiri oleh pihak ahli waris. Pihak dari ahli waris juga masih tinggal di Istana ini. Namun kerajaan Istana Benua Raja ini sudah di tetapkan sebagai cagar budaya atau situs oleh pemerintah mpo88. Pada halaman depannya juga ada sejenis pamflet dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Aceh.

Kondisi Istana Benua Raja sekarang

Dirawat sendiri oleh ahli warisnya, Kerajaan Benua Raja ini kondisinya masih sangat bagus karena dirawat dengan baik. Arsitektur Belanda dalam bangunannya juga masih dipertahankan hingga saat ini. Jika kamu berkunjung kesini, maka suasana nostalgia akan sangat terasa. Pekarangannya masih sangat asri dengan berbagai pepohonan dan juga halaman yang ditumbuhu rumput hijau. Arsitektur bangunan juga membuat suasana masa lalu semakin mendominasi.

Hanya saja untuk warna cat pada temboknya sudah berubah. Jika kamu lihat di beberapa situs internet, kamu akan menjumpai ada foto dari istana ini dengan warna cat putih. Kalau sekarang warna catnya adalah kuning pucat dengan jendela dan pintu berwarna coklat.

Deskripsi tentang bangunan Istana Benua Raja

Secara garis besar bangunan istana ini terdiri dari pendopo dan bangunan utama. Untuk pendopo letaknya disamping bangunan utama dengan karakteristik semi permanen. Pendopo ini pada masa aktifnya kerajaan digunakan sebagai ruangan pertemuan kerajaan oleh Raja.

Kemudian kita beralih melihat bangunan utamannya. Disini secara keseluruhan ada enam ruangan. Kemudian ditambah juga ada kompleks kandang kuda dan kolam buaya pada bagian sisi dan belakang.

Demikian gambaran secara garis besar wisata budaya Aceh – Istana Benua Raja. Dari Istana ini kita tahu bahwa Indonesia memiliki situs budaya yang sangat penting. Selain bangunan yang masih terawat, istana ini juga masih menyimpan benda-benda peninggalan kerajaan loh. Penasaran? Yuk agendakan untuk berkunjung.


Comments are closed.