Desa Wisata Sumberbulu Kabupaten Karanganyar

Belajar Bertani Organik, Singgahlah Di Desa Wisata Sumberbulu Kabupaten Karanganyar

Quintadamata – Memiliki hawa sejuk khas pegunungan membuat Karanganyar menjadi pilihan wisata banyak keluarga. Tak jarang kabupaten ini menjadi gelap dan berkabut saat cuaca sedang mendung atau hujan. Salah satu alasan inilah mungkin yang mendasari banyak cafe di bangun dengan nyaman dan pas untuk mengusir hawa dingin. Bukan cuma itu ternyata di wilayah lain Jawa Tengah ini terdapat Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar yang patut dikunjungi. Ada apa saja disana? Cari tahu dalam ulasan di bawah ini!

Menilik Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar

Kabupaten Karanganyar terletak 14 kilometer di sebelah timur Kota Surakarta, degan jumlah penduduk sekitar 931.963 jiwa. Secara geografis wilayahnya merupakan dataran rendah lembah Bengawan Solo dan pegunungan lereng Lawu. Daerah yang berdekatan langsung dengan pegunungan Lawu sebagian besar masih tertutup hutan belantara dengan berbagai ekosistemnya.

Dikarenakan ibu kota Karanganyar berada di jalur wisata Solo-Tawangmangu-Sarangan-Magetan maka tak heran banyak turis lalu lalang. Imbas dari keadaan ini cukup positif, tumbuh subur resort, hotel juga cafe. Bukan sekedar lewat, para wisatawan juga banyak singgah di kabupaten ini untuk berlibur. Kunjungannya ke berbagai situs bersejarah seperti, Candi Cetho, Candi Sukuh dan makam Presiden RI ke-2.

Ternyata tak hanya itu saja, ada opsi lain jika kamu tidak terlalu suka berwisata sejarah. Terdapat Desa Wisata Sumberbulu, Kabupaten Karanganyar yang menawarkan daya tarik tersendiri. Desa ini letaknya masuk ke dalam Kecamatan Mojogedang dan baru saja masuk 50 besar Ajang Desa Wisata indonesia 2021 ini. Bukan sesuatu yang aneh jika berprestasi, pasalnya rintisan desa wisata telah dimulai sejak 2017 lalu.

Banyak pertanian dengan metode organik di temui di sini, taman Jambu, Belimbing, dan Durian mendominasi. Wisata lain juga ada sebut saja, wisata bio gas, kelas memasak, peternakan, dan outbond yang menantang mpo88. Kisaran tiket yang harus di bayarkan juga sangat terjangkau, hanya sekitar 5000-100.000 rupiah saja. Hanya ingin melihat-lihat pemandangan juga bisa, ada sekitar 13 sendang dengan kedalaman 100 meter  yang tersebar di penjuru desa. Ingin pergi menjelajah Goa sebenarnya juga bisa, sayangnya belum bisa maksimal karena sebagian mulutnya masih tertutup lumpur. Tersedia juga penginapan dengan basic homestay yang bisa di jadikan pilihan menginap yang nyaman. Pilihannya juga beragam dengan kisaran harga 85 ribu sampai 100 ribu untuk kapasitas 4-5 orang. Semua keadaan dan prestasi ini bisa terwujud karena hasil dari kerjasama warga beserta pemerintah setempat.

Membentuk kelompok sadar wisata sebagai pioner dan melakukan pendampingan dengan dana Bumdes menjadi titik awalnya. Dinas pariwisata setempat berharap jika gaung desa wisata tak hanya terdengar di penjuru Indonesia saja tetapi hingga ke mancanegara. Harapan lainnya supaya capaian ini bisa menular ke desa lain dengan mengidentifikasi potensi wilayahnya masing-masing.

Adanya desa wisata Sumberbulu diharapkan bisa meningkatkan ekonomi rakyat. Sesuai dengan visi misi Kabupaten Karanganyar menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Kata pak Kades salah satu kuncinya adalah dengan mempertahankan mutu dan pemasaran produk yang konsisten. Jangan sampai pernah mengecewakan pengunjung tandasnya, karena sekali kecewa pengunjung tak akan kembali lagi.

Demikian ulasan menarik tentang Belajar Bertani Organik, Singgahlah Di Desa Wisata Sumberbulu Kabupaten Karanganyar. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa dijadikan salah satu referensi berwisata kamu selanjutnya.


Comments are closed.