Tips Jalan-Jalan Murah ke Ibu Kota Jakarta

Tips Jalan-Jalan Murah ke Ibu Kota Jakarta

Quintadamata – Telah 2 hari saya di jakarta, Ini ialah lawatan saya yang ke-16 di kota yang repot ini. Saya selalu sukai dengan Jakarta, menaklukkan macet dan panas yang terkadang memaksakan saya berpikir 2x untuk tiba kembali. Tetapi rupanya saya masih tetap harus tiba jauh dari Kota Malang. Nyaris 3x dalam satu bulan saya ke Jakarta. saya telah memakai sebagian besar transportasi darat sepanjang ke kota ini. Sebelumnya saya turut komune Aremania untuk nobar laga Arema FB versus Persija Jakarta. Selanjutnya saya mulai berani naik kereta, bis, mobil, bahkan juga terjeleknya saya pernah naik motor ke Jakarta.

Waktu itu kereta api masih buruk. Tiap kita stop tentu ramai orang berjualan, dan mereka naik ke kereta. Ini benar-benar mengusik tentu saja. Saya takut mereka kemungkinan ambil beberapa barang saat kita tertidur. Di pemikiran saya mustahil orang dalam kereta berani mengambil qqpulsa. Mereka tentu ketangkap pada akhirnya. Realitanya tidak sempat ada yang ketangkap saat ada kehilangan dalam kereta. Asumsi saya mereka kemungkinan mengambil saat jualan. Biasanya saya ke Jakarta, membuat saya lebih mengenali Jakarta lebih jauh kembali. SSaya mulai tahu bagaimana mengirit ongkos saat di kota ini. Saat rekan saya ngomong jika ongkos jalanan ke kota ini mahal, karena itu saya tidak setuju dengan itu. Berikut panduan saya untuk hemat saat jalanan di jakarta:

1. Langkah Pilih Transportasi Murah, Aman, dan Nyaman di Jakarta

Salah satunya hal yang membuat saya jatuh hati dengan kota ini ialah transportasinya. Kota ini mempunyai sarana dan akses transportasi yang paling komplet. Hal yang lain ialah murah, aman, dan nyaman. Dari penilaian singkat saya, dengan adanya banyak orang yang bekerja disini membuat banyak perusahaan swasta bersaing untuk memberinya service transportasi terbaik mereka. Hal tersebut mengakibatkan pemerintahan harus ikut membenahi kualitas transportasi mereka supaya warga di Jakarta cenderung pilih angkutan umum. Langsung ya, berikut daftar transportasi darat yang saya referensikan saat kamu jalanan di Jakarta. Tidak jadi masalah apa bujet kamu kecil atau besar, daftar transportasi ini betul-betul berstandar bagus (beberapa diantaranya dapat disebutkan berstandar internasional):

  • Busway Transjakarta – biaya Rp. 3.500.
  • Kereta Commuter Indonesia – biaya Rp. 2.000, optimal 25 km (akan dikenai ongkos Rp. 1.000 per 10 km selanjutnya).
  • Bis Pariwisata Jakarta – gratis.
  • Gojek/Grab/Uber – biaya disamakan jarak, tetapi harga dapat dijangkau.
  • Bis Kopaja – Rp. 4.500.
  • Taxi – Biaya disamakan jarak, ini ialah alternative paling akhir yang saya pakai.

Sesuai judulnya, saya akan ajak kamu keliling Jakarta dengan ongkos kurang dari Rp. 10.000. Dari 6 daftar transportasi diatas, saya kerap memakai Busway Transjakarta. Karena sepanjang apa saja jarak yang saya menempuh kita cuma dikenai ongkos Rp. 3.500 saja. Ongkos angkot di Kota Malang saja masih tambah mahal dari ongkos Busway ini. Ditambahkan lagi busway ini adalah model transportasi yang telah berstandar internasional.

Tetapi ada yang memikat pada daftar di atas, yakni Bis Pariwisata – Gratis. Ini ialah transportasi favorite saya selanjutnya. Arah ada bis pariwisata ini untuk memberinya sarana ke msyarakat atau wisatawan yang ada di Jakarta agar semakin mengenali riwayat dan share tempat rekreasi di kota ini. Ini ialah program pemerintahan, tentu saja semua ongkos akan dibatalkan ke pemerintahan. Tetapi saya kerap manfaatkan transportasi ini untuk keliling Jakarta (sama persis dengan kasus busway di atas), perbedaannya ialah ini semakin nyaman kembali, maksudnya pati tempat rekreasi terkenal di Jakarta dan bakal ada pemandu wisatanya. Itu mengapa saya makin cinta dengan kota ini. Dengan putaran uang yang besar sekali di Jakarta, membuat kota ini betul-betul memperoleh perhatian semakin besar dibanding kota yang lainnya.

2. Langkah Pilih Tempat Wisata Terbaik di Jakarta

Saya tahu jika arah kita ke Jakarta itu berbeda. Saat yang dipunyai juga benar-benar berbeda. Kemungkinan kamu cuma singgah sebentar di Jakarta untuk kebutuhan kerja atau kebutuhan yang lain. Tetapi kadang-kadang kenali kota ini lebih dalam. Ini ialah anjuran saya, karena jujur saja saat lima lawatan saya yang pertama kali yang saya mengenal hanya tempat berbelanja dan mall. Saya dibawa rekan-rekan saya cuma ke beberapa tempat itu. Bahkan juga saya tidak tahu bila pas di bawah Monumen Nasional – Monas itu ada Museum RIwayat yang besar sekali dan istemwa.

Dua dari 3 rekan saya yang domisili di Jakarta juga tak pernah berkunjung Museum Nasional Indonesia (lebih dikenali Museum Gajah). Maknanya, kita perlu lebih jauh mengenali kota ini. Saya belum berkunjung semua tempat rekreasi sang Jakarta, tetapi daftar ini kemungkinan telah lumayan banyak untuk membikin waktu Anda betul-betul optimal saat di kota ini.

  • Monumen Nasional Monas – gratis, akan dikenai biaya Rp. 15.000, saat kamu ingin naik ke pucuk /cawannya.
  • Museum Riwayat Monas – Biaya Rp. 10.000.
  • Perpustakaan Nasional RI – gratis.
  • Museum Nasional Indonesia (Museum Gajah) – biaya Rp. 5.000.
  • Gedung Arsip Nasional – gratis.
  • Museum Bank Indonesia – biaya Rp. 5.000.
  • Museum Bank Berdikari – biaya Rp. 1.000.
  • Kota Tua Jakarta (Old Batavia) – gratis.
  • Taman Kalijodo – gratis.

Untung saat di Jakarta, sebagai Ibu Kota negara Republik Indonesia – disini banyak museum dan bangunan-bangunan monumental yang dapat membuat kamu rasakan situasi bangunan beberapa gedung itu. Lebih menariknya kembali ialah semua daftar tempat rekreasi di atas akan dilewati Bis Pariwisata Jakarta. Makannya kamu dapat keliling ke semua tempat rekreasi itu, ringkas tanpa ongkos terkecuali kamu ingin naik ke pucuk Monas, Museum Nasional, Museum BI, dan Museum Berdikari. Saya tahu ini betul-betul menarik dan kemungkinan sedikit yang mengulasnya. Segera persiapkan daftar tempat rekreasi yang ingin kamu datangi. Jangnlah lupa dokumentasikan beberapa momen itu dengan keluarga, keaksih atau rekan-rekan kamu. Karena semua lokasi di atas memiliki bangunan dan arsitektur yang bagus sekali. Tidak boleh menyia-nyiakan itu dan peroleh gambar sebanyaknya.

3. Langkah pilih lokasi hotel / pemondokan di Jakarta

Pilih hotel/pemondokan ialah hal termudah tentu saja. Tinggal mencari lokasi nya di Online Travel Agent seperti Reservasi, Traveloka, Agoda dan mereka akan tampilkan rincian hotel komplet pada harga dan ulasan semuanya orang. Tetapi kemungkinan beberapa orang memerlukan referensi langsung dari beberapa orang/blogger yang sempat bertandang di hotel itu. Saya benar-benar sukai liburan tetapi sekalian menambahkan wacana dan pengetahuan. Disamping itu saya sukai pergi beli oleh-olehan untuk keluarga dan famili di rumah.

Tempat terbaik dan nyaris tidak ada duanya ialah, daerah Monas. Daerah ini mempunyai akses paling banyak untuk ke beragam lokasi yang saya perlukan. Dari Monas saya langsung bisa naik Bis Pariwisata Jakarta, karena bis ini cuma stop di beberapa tempat rekreasi. Hingga untuk memakai bis ini kamu harus menanti di tempat rekreasi. Jalan terbaik untuk ini ialah saya harus pilih tempat bermalam yakni hotel yang dekat sama Monas. Monas ada di Jakarta Pusat, dan nyaris 70% daftar rekreasi di atas berada disini. Oleh karena itu akan mempermudah kamu mencapai semua lokasi tanpa habiskan beberapa waktu. Lebih kembali daerah ini benar-benar dekat sama Bundaran Hotel Indonesia (Bundaran HI). Sama seperti yang kita kenali jika Bundaran HI ialah tempat terbanyak mempunyai bangunan-bangunan pencakar langit. Lebih luar biasanya kembali di lingkaran itu kamu akan mendapati daftar Mall paling besar di negara ini. Kamu dapat habiskan beberapa waktu untuk berbelanja atau cuman jalanan sampai senang disitu.

Thamrin City dan pasar Tanah Abang juga tidak jauh dari Bundaran HI. Kamu dapat mendapati dan menyambungkan semua tempat itu, ringkasan cuma pada jalan kaki. Saat ini dapat dipikirkan sedekat apa masing-masing lokasi itu. Salah satu hotel favorite saya ialah Citi M Hotel Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hotel ini bahkan juga mempunyai service “free shuttle” ke Stasiun Gambir, Pasar Tanah Abang, dan Pasar Baroe Jakarta. Ini salah satu-satunya hotel yang mempunyai sarana begitu tetapi harga murah. Citi M Hotel ialah hotel terdekat dengan Monas dan masuk sebagai hotel di dekat Stasiun Gambir yang mempunyai harga termurah.

Permasalahan saya selanjutnya ialah “saya sukai makan,” Mencari makan di kota ini kemungkinan sulit untuk kamu. Tetapi untuk saya itu betul-betul gampang dan Jakarta punyai semua tipe makanan yang saya harapkan. Menariknya kembali hotel ini rupanya memperoleh penghargaan sebagai The Best Experiences in FOod from all hotel in Jakarta and Tangerang. Untuk saya ini mengagumkan, pada harga hotel yang dapat dijangkau mereka memiliki segala hal yang bahkan juga cukup susah didapat oleh beberapa hotel bintang 5. Restaurant di Citi M Hotel terus membuka sepanjang 24 jam dan 7 hari satu minggu. Ini membuat kamu yang malas keluar makin dibikin malas ya.


Comments are closed.