Tips Traveling Dengan Murah ke Negara Spanyol

Tips Traveling Dengan Murah ke Negara Spanyol

Quintadamata – Spanyol yang ada di Semenanjung Iberia di Eropa sisi barat daya, dengan Samudera Atlantik disebelah barat, Teluk Biscay di utara, Laut tengah (Mediterranea) di timur dan Selat Gibraltar di selatan yang pisahkannya dengan Benua Afrika (persisnya dengan Maroko), memiliki kontur yang memikat khususnya pada bagian pesisir. Negara selebar 504.782 km2 (kurang lebih 4X luas Pulau Jawa) ini mempunyai beberapa kota yang eksotik salah satunya Madrid (ibu kotanya) dan Barcelona. Maka tidaklah aneh juka negeri matador ini menjadi tujuan favorite beberapa wisatawan. Tetapi saat sebelum putuskan berlibur ke Spanyol, sebaiknya baca dahulu apa yang penting Anda sekali.

Punya 2 Bahasa yang Sama Kuat

Bahasa sah di Spanyol ialah Castilian/Castellano. Tetapi 3 bahasa besar yang lain yaitu Catalan, Basque dan Galician digunakan dengan cara resmi di wilayahnya semasing. Bahasa Catalan digunakan sah di Catalonia (terhitung Barcelona) dan Kepulauan Balearic (terhitung Ibiza). Orang Barcelona lebih sukai berbahasa Catalan dibandingkan Bahasa Spanyol. Bahkan juga semua document sah, panduan jalan raya, informasi di metro, bis atau pesawat memakai 2 bahasa : Catalan dan Spanyol, selainnya Inggris.

Cari Logo Huruf “I”

Di lapangan terbang, stasiun kereta atau terminal bis di Spanyol ada counter info wisatawan (dengan logo huruf “i”). Datang saja jika Anda perlu kontribusi atau info. Kerjanya efisien dan betul-betul informatif.

Metro Belum Ada di Semua Kota

Cuma kota-kota di Spanyol yang memiliki metro sebagai model transportasi khalayak yang paling efektif (murah, cepat, mencapai sebagai besar pojok kota), yaitu Barcelona, Bilbao, Madrid, Palma de Mallorca, Sevilla, dan Valencia. Biayanya berbeda-beda setiap kota. Di Madrid biayanya berdasarkan jarak, di Barcelona jauh dekat dengan. Naik metro baik di Madrid atau Barcelona mudah asal dalami petanya.

Argo Taksi Beda-Beda

Biaya taksi di setiap kota berlainan. Madrid tempati posisi kesembilan qqpulsa dan Barcelona kesepuluh. Biaya taksi termahal malah di kota yang kurang dikenali: Tarragona.

Bus Kota Menjangkau Pelosok

Semua kota di Spanyol punyai bis kota, terhitung di Ibiza. Jalur bisnya mencapai semua penjuru pulau. Biaya bis rerata di antara EUR 1-5 (bergantung jarak).

“Murah-Murah” di Barcelona

Toko cenderamata di La Rambla Barcelona banyak dipunyai migran dari India, dan ada dari mereka yang dapat nyebut “murah-murah”. Sudah seperti di Shenzhen saja.

Toko Besar Tutup Hari Minggu

Madrid atau Barcelona memanglah bukan Paris, London, Milan atau New York yang menjadi referensi model dunia. Tetapi buat pecinta shopping barang bermerek, tidak boleh cemas, dapat shop till you turun di Spanyol, khususnya di 2 kota besar ini. Luangkan masuk ke toko Zara dan Desigual, karena ke-2nya merk asal Spanyol, jadi pasti harga tambah murah. Jika ingin semua barang ada, tiba saja ke El Corte Ingles, jaringan depertement toko paling besar di Spanyol: ada pada hampir semua kota. Mode mall yang lain: Bulevard Rosa, L’illa. Berharap dikenang, beberapa toko besar tutup di hari Minggu.

Durasi Tinggal Ideal Per Kota

Baiknya minimal tiga hari. Khususnya untuk Madrid atau Barcelona. Nah, jika tiga hari, kita pantas menimbang beli Madrid Tourist Ticket atau Madrid Card dan Barcelona Card. Karena semakin lebih memberikan keuntungan. Kartu mulai aktif dan di hitung periode berfungsinya pertama kalinya digunakan. Tetapi tentukan dahulu gagasan eksplotasinya, ingin tiap hari jalan sendiri tanpa tour atau gabungan? Jika turut tour sehari misalkan, membeli kartunya cukup yang 1 atau dua hari, jadi tidak berlebihan.

Walking Tour dan Hop On Hop Off Bus

Banyak dijajakan walking tur gratis di sejumlah kota besar seperti Madrid dan Barcelona, ada bis wisatawan dengan mekanisme hop on hop off. Dianjurkan turut walking tur atau bis wisatawan di hari awal untuk mengenali kota pada umumnya. Esoknya jalan sendiri ke objek-objek yang disukai dengan naik metro dan dengan modal peta. Hari ke-3 baru turut paket tour ke tepi kota.


Comments are closed.