Tips Jalan-Jalan Ke Korea Selatan

Korea Selatan Sudah Membuka Pintu Bagi Pendatang Tanpa Harus Karantina

Belum teratasi secara maksimal, pandemi covid-19 terus menjadi masalah besar bagi dunia. Begitupun dengan Korea Selatan yang jadi salah satu negara identik sebagai destinasi wisata. Sempat alami peningkatan kasus, kini pemerintah setempat telah mengeluarkan aturan baru yang memperbolehkan pendatang dari luar negeri bisa masuk tanpa harus karantina lebih dulu.

Aturan dan Kebijakan Baru dari Pemerintah Korea Selatan

Seperti yang dilansir dari media The Korea Herald, pemerintah Korea Selatan luncurkan aturan baru untuk mempermudah mereka yang memiliki keperluan penting ataupun mendesak. Di Negeri Ginseng kini telah banyak aturan baru yang pada dasarnya membatasi kegiatan penduduknya.

Salah satunya tidak boleh ada perkumpulan yang melibatkan lebih dari empat orang, kecuali merupakan kegiatan yang sudah mengantongi izin.

Sudah Vaksin Atas Standar WHO

Walau aturan baru akan mempermudah pendatang untuk bisa masuk ke Korea Selatan, tetapi tetap ada sejumlah syarat dan ketentuan yang harus dijalani. Salah satunya, pendatang baik warga negara Korea, atau warga negara asing harus sudah melakukan vaksin.

Vaksinnya pun wajib yang sudah diakui dan memenuhi standar WHO (World Health Organization), di antaranya Pfizer, Moderna, Janssen, AstraZeneca, Sinopharm, Covidshield, dan Sinovac. Masing-masing negara memang sedang berjuang melawan krisis pandemi dengan gerakan vaksin yang tidak semuanya telah diakui atau teruji resmi oleh pihak WHO.

Selain masalah vaksin, sebelum berangkat ke Korea, pendatang harus menyerahkan berbagai informasi atau data, serta harus lakukan PCR test dari sebelum berangkat.

Tidak Menerima Wisatawan dari Negara yang Masih Memiliki Kasus Tinggi

Pemerintah Korea Selatan tetap memberlakukan aturan keras bagi pendatang yang berasal dari negara dengan kasus covid-19 tinggi, termasuk Indonesia. Bila ada pendatang dari negara-negara tersebut, wajib lakukan tes PCR berkala dan jalani karantina selama 14 hari lamanya.

Pihak pemerintah pun menjelaskan bahwa aturan-aturan baru yang mereka rilis dirancang dengan banyak pertimbangan. Contohnya memikirkan banyaknya warga negara Korea ataupun warga negara asing slot online yang memiliki keperluan penting, tetapi harus kehilangan banyak waktu atau bahkan menahan diri tidak pergi ke Korea karena memikirkan sesi karantina.

Keluarga Inti Boleh Berkunjung Tanpa Karantina

Mereka yang memiliki urusan pribadi seperti menemui anggota keluarga boleh berkunjung tanpa harus lakukan karantina berdasarkan kategori pasangan, orang tua, dan keturunan kandung. Bagi mengunjungi saudara kandung, tidak masuk dalam ketentuan tersebut.

Kebutuhan lainnya yang juga masuk dalam daftar keperluan mendesak yaitu jalani pengobatan, kegiatan bisnis, dan misi diplomatik. Namun tetap semuanya harus disertai data atau surat yang menjelaskan bahwa kedatangan ke Korea berdasarkan kebutuhan atau keperluan penting yang mendesak.

Situasi di Indonesia yang Masih Tidak Terkontrol

Memasuki Bulan Juli, Indonesia sendiri dihadapkan pada situasi pandemi covid-19 yang tergolong tidak terkontrol. Setiap harinya angka kasus naik mencapai lebih dari 25 ribu. Pemerintah dan ahli kesehatan pun meminta warga untuk lebih waspada.

Sebab ada banyak varian virus covid-19 yang terdeteksi masuk ke Indonesia. Hal ini terbukti telah meningkatkan risiko virus untuk menyerang kalangan usia bayi dan anak-anak. Selain itu juga proses penularan virus pun semakin mudah seperti pada variant delta yang memungkinkan penularan terjadi hanya dalam waktu 5-10 detik saja.

Kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) sudah terlaksana untuk wilayah Jawa dan Bali, mulai dari tanggal 3 – 19 Juli 2021. Masyarakat diminta untuk tetap berada di rumah, begitu juga kantor dan perusahaan diminta memberlakukan sistem full WFH 100%.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *